KLAS: Jejak Panjang Kelompok Linux Arek Suroboyo dalam Sejarah Open Source Indonesia
Di tengah dominasi perangkat lunak berpemilik pada dekade 1990-an, sekelompok anak muda Surabaya memilih jalur yang berbeda. Mereka berkumpul, bereksperimen, dan berbagi pengetahuan tentang sistem operasi yang kala itu masih terdengar asing: Linux. Dari semangat kolektif itulah lahir Kelompok Linux Arek Suroboyo (KLAS), salah satu komunitas Linux tertua di Indonesia.
Awal Mula: Dari Rasa Ingin Tahu ke Gerakan Komunitas
KLAS mulai terbentuk sekitar tahun 1995, pada masa ketika Linux masih dipandang sebagai sistem operasi “eksperimental” yang hanya dikenal di kalangan akademisi dan penggemar komputer. Internet belum semasif sekarang, dokumentasi terbatas, dan instalasi Linux sering kali membutuhkan kesabaran ekstra.
Namun keterbatasan itu justru menjadi perekat komunitas. KLAS hadir sebagai ruang belajar bersama: tempat bertanya, berbagi disket, CD instalasi, hingga saling membantu memecahkan masalah teknis. Model ini mencerminkan nilai utama free and open-source software (FOSS): kolaborasi dan berbagi.
Bertahan di Tengah Pasang Surut
Seperti banyak komunitas teknologi berbasis relawan, KLAS mengalami fase naik dan turun. Pada awal 2000-an, aktivitas sempat melambat seiring meningkatnya kesibukan para penggeraknya. Namun komunitas ini tidak benar-benar hilang.
Kebangkitan kembali KLAS dipicu oleh meningkatnya kesadaran akan software legal, kebutuhan efisiensi biaya, serta makin luasnya adopsi Linux di dunia pendidikan dan industri. Linux tak lagi sekadar alternatif, tetapi mulai dipandang sebagai solusi serius.
Dari Diskusi hingga Edukasi Publik
Dalam perjalanannya, KLAS dikenal aktif menggelar:
- Diskusi dan kopdar rutin pengguna Linux
- Workshop dan pelatihan teknis
- Sosialisasi Linux di kampus dan sekolah
- Keterlibatan dalam acara nasional dan internasional bertema open source
KLAS juga terlibat dalam berbagai agenda komunitas global, seperti Software Freedom Day dan konferensi Linux tingkat Asia. Aktivitas ini menempatkan KLAS bukan sekadar komunitas lokal, melainkan bagian dari ekosistem FOSS yang lebih luas.
Kontribusi Nyata: Buaya Linux Repository
Salah satu kontribusi teknis KLAS yang cukup dikenal adalah Buaya Linux Repository Server, yang mulai dikembangkan sekitar 2007. Repository ini bertujuan menyediakan mirror paket Linux agar pengguna di Indonesia bisa mengunduh dengan lebih cepat dan stabil.
Meski sempat vakum, Buaya menjadi contoh bagaimana komunitas dapat berkontribusi langsung pada infrastruktur open source, bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga penyedia layanan.
Lebih dari Sekadar Teknologi
KLAS bukan hanya soal Linux. Ia merepresentasikan budaya belajar mandiri, kemandirian teknologi, dan perlawanan terhadap ketergantungan perangkat lunak tertutup. Nilai-nilai ini tetap relevan hingga hari ini, ketika isu kedaulatan digital, keamanan siber, dan efisiensi anggaran publik semakin mengemuka.
Di tengah maraknya startup dan inovasi berbasis komersial, keberadaan komunitas seperti KLAS menjadi pengingat bahwa fondasi dunia digital modern dibangun dari semangat berbagi dan keterbukaan.
Penutup
Lebih dari dua dekade sejak kemunculannya, Kelompok Linux Arek Suroboyo tetap menjadi bagian penting dari sejarah open source di Indonesia. Ia mungkin tidak selalu tampil di panggung utama, tetapi kontribusinya nyata: mencetak generasi pengguna dan praktisi teknologi yang kritis, mandiri, dan kolaboratif.
Dalam dunia yang terus berubah, nilai-nilai yang diusung KLAS justru semakin relevan.
Referensi
- Situs resmi KLAS: https://klas.or.id
- Linux Surabaya itu Bernama KLAS (2014):
https://folder.warungfiksi.net/2014/01/linux-surabaya-itu-bernama-klas.html - Software Freedom Day 2011 – KLAS Surabaya:
https://digitalfreedoms.org/en/sfd/events/software-freedom-day-2011-klas-surabaya-indonesia - Ubuntu Conference Asia 2021 – KLAS & Buaya Repo:
https://2021.ubucon.asia/sessions/getting_closer_with_kelompok_linux_arek_suroboyo_and_buaya_linux_repository_server/ - PENS ITS & KLAS Gelar Pelatihan Linux (2006):
https://www.its.ac.id/news/2006/11/20/pens-its-klas-gelar-pelatihan-linux/
Foto: klas generasi ke-2 🤭


