Widget HTML #1


Datang dan Pergi dalam Genggaman-Nya

Kesadaran Bahwa Tiada yang Kekal di Dunia


Teks Renungan:

Dalam kehidupan, tak pernah lepas dari kata datang dan pergi. Apa pun yang telah diperoleh—dipelihara, digenggam erat, dan dikumpulkan—pada waktunya akan pergi. Cepat atau lambat.

Harta benda yang melimpah, rumah megah dan segala isinya, jabatan dan posisi yang diraih dengan susah payah, bahkan apa pun yang diakui sebagai milik pribadi, pada akhirnya akan melepaskan diri dari genggaman. Hingga jiwa pun akan mencari jalan pulang dari jasad yang dititipkan.

Semua itu karena hakikatnya segala yang ada adalah milik-Nya, dan kepada-Nya lah semua akan dikembalikan. Tiada yang kekal di dunia; bila bukan kita yang meninggalkan, maka suatu saat kitalah yang akan ditinggalkan.

Assalam, Semangat Pagi !!!

Dalil Pendukung

1. Al-Qur’an

“Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali.”
QS. Al-Baqarah: 156

2. Al-Qur’an

“Apa yang ada di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal.”
QS. An-Nahl: 96

3. Al-Qur’an

“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian.”
QS. Ali ‘Imran: 185

4. Hadis Nabi ﷺ

“Anak Adam berkata: Hartaku, hartaku. Padahal tidaklah ia memiliki dari hartanya kecuali apa yang ia makan lalu habis, apa yang ia pakai lalu rusak, dan apa yang ia sedekahkan lalu kekal.”
HR. Muslim

Pesan Inti:

Kesadaran akan kefanaan dunia menuntun hati untuk tidak terikat berlebihan, melainkan fokus pada apa yang abadi di sisi Allah. Pegang dunia secukupnya, genggam akhirat sepenuh hati.

Semoga kita selalu diingatkan untuk mempersiapkan kepulangan yang terbaik.