Dididik oleh Kehidupan, Dibimbing oleh-Nya
Kesulitan, Persoalan, dan Kesempatan sebagai Jalan Pembentukan Diri
Teks Renungan:
Manusia diajari Allah tentang kehidupan dengan berbagai cara. Kekuatan dibentuk melalui pertemuan dengan kesulitan agar diri menjadi tegar. Kebijaksanaan dianugerahkan melalui beragam persoalan hidup yang menuntut untuk diselesaikan dengan sabar dan ikhtiar.
Kemurahan serta kebaikan hati ditumbuhkan melalui kesempatan-kesempatan yang datang silih berganti, mengajarkan manusia untuk memilih, memperbaiki, dan bersyukur. Semoga diri ini semakin mengerti bahwa apa pun yang terjadi dan menimpa adalah bagian dari proses pembelajaran menuju kedewasaan iman.
Dengan pemahaman itu, hati akan tetap mampu tersenyum dan bersyukur tanpa henti dalam setiap keadaan.
Assalam, Semangat Pagi !!!
Dalil Pendukung
1. Al-Qur’an
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
QS. Al-Baqarah: 286
2. Al-Qur’an
“Dan Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan.”
QS. Al-Anbiya’: 35
3. Al-Qur’an
“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
QS. Al-Insyirah: 5–6
4. Hadis Nabi ﷺ
“Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, maka Dia akan menimpakan ujian kepadanya.”
HR. Bukhari
Pesan Inti:
Hidup adalah madrasah pembentuk jiwa. Kesulitan menguatkan, persoalan mendewasakan, dan kesempatan melatih keikhlasan. Hati yang memahami akan selalu menemukan alasan untuk bersyukur.
Semoga kita termasuk hamba yang belajar, tumbuh, dan bersyukur dalam setiap keadaan.


