“Security is a process, not a Product” begitulah klaim dari salah seorang pakar sekurity jaringan dunia, Pak Bruce Schneier. Dalam suatu organisasi melek teknologi informasi penggunaan PASSWORD adalah suatu kewajaran untuk meningkatkan keamanan data/sistem. Permasalahan mulai muncul pada saat setiap USER harus menghafalkan banyak username + password karena banyaknya aplikasi yang digunakan. Aplikasi tersebut seperti: Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Organisasi baik untuk departemen akutansi, sumber daya manusia (hrd) dll; Messenger, Email, File sharing, login komputer di jaringan wireless (hotspot). Karena permasalahan banyaknya password yang harus dihafalkan dan demi keamanan USER wajib mangganti PASSWORD dalam periode tertentu maka kemungkinan lupa menjadi makin besar.
Single Sign On (SSO) adalah salah satu alternatif untuk kondisi diatas. Singkatnya, USER cukup menggunakan USERNAME+PASSWORD TUNGGAL untuk dapat mengakses semua fasilitas yang ada. Sedangkan kesulitan implementasinya adalah jika sistem server menggunakan beberapa platfom OS berbeda. Teknologi ini, sudah saya perkenalkan kepada salah satu organisasi (baca: Perguruan Tinggi Swasta) di Surabaya hampir 3 tahun yang lalu.
Saat ini, Organisasi tersebut telah mampu mengintegrasikan sekitar enam aplikasi kampus yang dimiliki dengan mengkombinasikan 3 platform Operating Sistem. Saluuut, buat tim ICTnya…
Popularity: 2% [?]
Bukannya kalo cuma 1 username dan password namanya bukan SSO. Tapi Single Username And Password?
Kalo SSO berarti cukup login sekali, dan aplikasi lain2nya kan gak perlu login lagi. Nah itu dia yg pengen di terapkan disini. Tapi masih banyak kendala.
–budiw
@budiw: Single Sign On (SSO) adalah salah satu alternatif untuk kondisi diatas. Singkatnya, USER cukup menggunakan USERNAME+PASSWORD TUNGGAL untuk dapat mengakses semua fasilitas yang ada.
saya blom sempat implementasi, karena blom butuh…..
tapi ntar perlu dicoba kali ya..
Pingback: IT menjadi agen perubahan